Langsung ke konten utama

Istiqomah ngaji kitab "Tajul 'Arus"

 Malang, 4 September 2023 - Dalam sebuah kutipan para ulama ada ungkapan ""Al-Istiqomah khoirun min alfi karomah" - Istiqamah lebih baik daripada seribu karomah. Inilah kiranya yang menjadi tonggak pemacu kegiatan ngaji setiap malam senin.

Seiring di sajikannya wedang kopi dan beberapa camilan kepada jama'ah yang hadir, beliau yang akrab dipanggil "gus win" menyampaikan beberapa materi yang dikutip pada kitab "Tajul arus".

Adapun salah satu kutipan yang di sampaikan oleh beliau "gus win" adalah sebagai berikut ini: 

مثال القلب كالمرآة، ومثال النَّفْسِ كالنَّفَس كُلَّمَا تنفست النفس على المرأة سودتها

"Perumpamaan hati itu ibarat cermin, dan perumpamaan ruh itu ibarat ruh, semakin banyak ruh yang dihembuskan pada seorang perempuan, maka ia akan semakin bernafas".

Selain itu, penting kiranya untuk mengetahui kondisi hati kita. Hati seorang yang lacut (rusak) itu di ibaratkan sebuah cerminnya orang tua yang tak pernah membersihkan cermin itu. Sedangkan hatinya orang Arif itu seperti cermin pengantin baru yang setiap saat dibersihkan.

Pengajian rutin ini ditutup dengan ramah tamah yang disediakan oleh pengasuh Pesantren Waqi'ah Indonesia K.H Zainal Arifin.

Narator : kang Ozzi

Dokumenter : kang Akbar




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUNGAH RAMADHAN WAQI'AH INDONESIA

Bahagia hati, gembira jiwa, hingga senyum berseri. Ekspresi mahabbah-cinta terhadap datangnya bulan suci Ramadhan dilakukan keluarga besar Pesantren Waqi'ah Indonesia. Sore hari di penghujung bulan Sya'ban, Pawai Ramadhan TPQ Indonenesia diselenggarakan sebagai pembukan serangkaian gelaran acara Ramadhan 1443 H di Waqi'ah Indonesia. Pawai Ramadhan ini diikuti oleh seluruh santri TPQ Indonesia, para Ustadz dan Ustadzah pembimbing, dan dipimpin langsung Pengasuh Pesantren Waqiah Indonesia, Ustadz Zainal Arifin al-Nganjuk'i.  Suasana mendung yang sendu serta rintik hujan yang turun menambah sejuknya hati menyambut bulan yang suci. Pawai Ramadhan yang dilakukan dengan berkeliling komplek Perumahan Joyogrand sambil membaca shalawat Nabi semoga menjadi sarana Kanjeng Nabi tersenyum dan berkenan memberi syafaat di akhirat nanti. Acara yang dimulai ba'dha Ashar dan dijeda dengan istirahat serta shalat Maghrib berjama'ah ini dipungkasi dengan bermain game dan api unggun ...

PENERIMAAN SANTRI BARU PESANTREN WAQI'AH INDONESIA

Pesantren Waqiah Indonesia merupakan wadah bagi para santri yang ingin mengoptimalkan kreatifitasnya untuk khidmah kepada umat . Dalam hal ini, khidmah kepada Kyai menjadi titik awalnya, Kyai sebagai pendamping bagi santri untuk memaksimalkan potensi diri masing-masing.  Pesantren Waqiah Indonesia dengan kultur khas Nahdhatul Ulama' tidak lepas dari kegiatan ala warga Nahdhiyin seperti pembacaan Yasin, Tahlil, Istighatsah, shalawat Burdah, shalawat ad-Diba'i, Ratibul Haddad, dll. Serta yang menjadi ciri khas adalah istiqamah membaca surat al-Waqi'ah. Dari semua kegiatan tadi, masing-masing dilakukan dengan berjama'ah, oleh karena itu santri Waqi'ah Indonesia juga disiapkan untuk bisa menjadi pemimpin atau pengisi dalam sebuah acara sesuai dengan keahliannya masing-masing.  Selain karakter pesantren yang mengkaji kitab klasik karya para ulama bermanhaj ahlussunnah wal jama’ah, Pesantren Waqi’ah juga berupaya melestarikan budaya adiluhung Nusantara sebagai salah satu...

TAPA NGRAMÈ NGUNDUH PITUDUH (1)

Malang , kota dengan beragam corak kehidupan mulai standard priyayi hingga Kiai, pendidikan hingga sekedar hiburan, gorengan tempe kacang hingga sajian hotel berbintang. Masyarakat yang agamis hingga yang hedonis, yang serius  reset  hingga yang bermental  kesét,  dan beragam warna kehidupan lainnya mengisi setiap jengkal bumi Singo Edan, AREMA. Semuanya tidak lepas dari Zaman yang semakin berkembang teknologinya, memaksa penghuni setiap jengkal tanah dibumi untuk memahami keadaannya. Kontak dan mobilitas sosial yang semakin intens tentu membuat beragam perubahan dalam peradaban manusia. Salah dan lupa, khilaf hingga papa, hingga lemah tidak berdaya adalah sifat dasar manusia. Sangat kontras dengan betapa hebatnya teknologi yang dibuatnya, manusia punya segudang kelemahan yang jika dipantik satu saja, maka hancurlah kehidupannya. Keseimbangan hati, pikiran, dan perbuatan dibutuhkan manusia untuk membuatnya tetap berlaku arif dan bijaksana, sebab hanya manusia, satu...