Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

TANGISAN IBLIS (2)

  Langit syahdu kota Malang seakan terhanyut larut mendengarkan. Detik berlalu menit berganti semua jama'ah tetap khusyuk mendengar dan memperhatikan wejangan dari Habib. Awan mendung berkumpul, rintik hujan turun menyusul. Jama'ah putri yang ada diluar   Bale Wedar Mushalla al-Qana'ah  beringsut masuk mengisi serambi kanan   Langgar .  Habib kembali menjelaskan bahwa iblis akan merasuki jiwa orang yang marah. Karena saat orang marah, nafsu amarah menguasai dirinya dan iblis menggunakan nafsu itu untuk mengendalikan akal dan keputusannya. Demikian lah hingga kiranya Nabi mulia Muhammad SAW berpesan jika dalam keadaan marah maka hendaklah umatnya untuk berwudhu. Bersuci lahir batin meredam amarah yang ada dalam dada. Kalau toh dalam posisi yang tidak memungkinkan berwudhu, pesan baginda Nabi adalah berubah posisi, yang tadinya marah ketika berdiri maka sebaiknya duduk, jika tadinya marah dalam keadaan duduk, maka berbaring. Sebuah lambang bahwa kemarahan yang mer...

TANGISAN IBLIS (1)

Pagi hari yang sumringah di salah satu bagian di kota Malang. Saya bangkit dari tempat tidur dan membuka notifikasi Whatsapp. Ada satu chat dari guru saya (semoga beliau mau mengakui bahwa saya yang mbeling ini adalah muridnya) memberikan informasi bahwa malam nanti akan ada pengajian rutin di kediaman beliau. Sebagai wujud syukur dalam pengamalan alhamdulillah, saya balas chat tersebut dengan insya allah hadir Kiai.  Benar saja, siang berlalu sore pun tiba. Selepas sembahyang Maghrib saya berangkat ke kediaman guru saya. Disana sudah banyak para senior kawakan yang jadug dalam bidang kelimuan dan keahliannya. Pengajian dimulai dengan membaca lantunan ayat suci dan bershalawat kepada baginda Nabi. Wirid dan doa dipanjatkan oleh Kiai Zainal Arifin, dilanjutkan dengan ceramah agama wejangan luhur tentang intisari kitab suci. Saat itu, hadir ditengah-tengah kami salah seorang pembawa darah mulia Nabi Muhammad SAW, Habib Abdul Qadir bin Djafar Maulachelah dari Lawang-Malang yang membaw...